Monday, September 4, 2023

#7 Kapulaga (Amomum Compactum)

Kapulaga (Amomum Compactum) 


Kapulaga Jawa @PPLH Seloliman

Apa itu Kapulaga?
Kapulaga adalah sejenis rempah yang dihasilkan dari biji beberapa tanaman dari genera Elettaria dan Amomum dalam keluarga Zingiberaceae (keluarga jahe-jahean). Kedua genera ini adalah tanaman asli Bangladesh, Bhutan, India, Indonesia, Nepal, dan Pakistan; biji kapulaga dapat dikenali dari biji polongnya yang kecil, penampang irisan segitiga, dan berbentuk gelendong kumparan, dengan kulit luar yang tipis, dan biji hitam yang kecil.
Ada dua macam kapulaga yang banyak digunakan di Indonesia, yakni kapulaga jawa (Amomum compactum) dan kapulaga seberang atau kapulaga india (Elettaria cardamomum); keduanya termasuk ke dalam suku jahe-jahean atau Zingiberaceae. Kini kapulaga adalah rempah termahal ketiga di dunia, setelah saffron dan vanilla.
Buah kapulaga memiliki rasa agak pahit dan bersifat hangat. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam kapulaga, antara lain minyak terbang sineol, terpineol dan alfaborneol, β-kamper, protein, gula, lemak, serta silikat.

 

Manfaat
 Membantu Mengontrol Tekanan Darah Tinggi
Pada sebuah studi, para peneliti memberikan tiga gram bubuk kapulaga per hari kepada orang dewasa yang memiliki tekanan darah tinggi. Setelah 12 minggu, tingkat tekanan darah menurun secara signifikan.

Para peneliti melihat bahwa kadar antioksidan yang tinggi dan efek diuretic dalam kapulaga bertanggung jawab atas hal tersebut. Faktanya, status antioksudan partisipan meningkat hingga 90% pada akhir studi.

 Menjaga Kesehatan Ginjal dan Saluran Kencing

Manfaat kapulaga lainnya adalah juga ampuh untuk menyelesaikan masalah buang air kecil. Kapulaga yang memiliki sifat diuretic ini berguna untuk menjaga kesehatan ginjal. Selain itu, kapulaga juga ampuh untuk mencegah penyakit seperti infeksi saluran kemih dan juga peradangan pada ginjal. Kesehatan ginjal dan saluran kemih yang terjaga akan sangat membantu dalam kelancaran sistem ekskresi tubuh.

 Adanya Komponen Antikanker

Pada sejumlah studi juga menunjukkan bahwa bubuk kapulaga dapat meningkatkan aktivitas beberapa enzim yang kemudian membantu melawan kanker. Bumbu rempah ini juga bisa meningkatkan kemampuan sel-sel untuk menghadang tumor-tumor.

 Melindungi Tubuh dari Penyakit Kronis

Kapulaga sangat kaya akan komponen-komponen yang dapat melawan peradangan. Peradangan ini terjadi ketika tubuh kamu terpapar oleh benda-benda asing.

Dalam jangka panjang, ini bisa berujung pada timbulnya berbagai macam penyakit kronis. Pada penelitian menemukan bahwa mengonsumsi bubuk kapulaga bisa menurunkan peradangan pada hati, yang disebabkan oleh pola makan tinggi karbohidrat dan lemak.

 Menjaga Kesehatan Mulut dan Tenggorokan

Manfaat kapulaga lainnya adalah juga bisa menjaga kesehatan mulut dan tenggorokan. Kapulaga yang memiliki sifat antiinflasi ini bisa meredakan gejala seperti sariawan hingga radang tenggorokan. Kapulaga juga dipercaya ampuh meredakan napas yang tidak sedap dan membuat napas menjadi lebih segar.

 Mengurangi Stres

Manfaat kapulaga lainnya adalah untuk memperbaiki suasana hati dan mengurangi stress. Kapulaga dipercaya ampuh sebagai obat herbal yang memiliki sifat antidepresan. Mengonsumsi dan juga menghirup aroma kapulaga dipercaya dapat memberikan efek sedative atau menenangkan. Konsumsi kapulaga secara rutin dapat terus membuat mood kamu membaik dan kamu bisa mengurangi dan juga menghindari stress.

 


Penyebaran di Indonesia
Kapulaga dikenal dengan banyak nama: kapulogo (Jawa), kapulaga (Madura), palago (Sunda), pelaga puwar (Minangkabau), gandimong (Bugis), kapulaga (Makassar), kardamunggu (Btw.) , kepulaga, puar, pelaga (Mal.); amome à grappe (Prc.); serta Java cardamom, round cardamom, false cardamom (Ingg.).
Namun ada pula yang mengenalnya sebagai Siamese cardamom, meskipun ini mungkin merujuk pada spesies yang berbeda.A. compactum adalah tumbuhan asli dan endemik di wilayah perbukitan di Jawa bagian barat. Kini ditanam dan mungkin meliar di berbagai tempat, A. compactum terutama dihasilkan secara komersial dari Jawa Barat dan Sumatra bagian selatan.
Tanaman ini terutama menyenangi wilayah dengan kelembaban yang tinggi, curah hujan antara 2.500-4.000 mm pertahun, suhu tahunan yang kurang lebih hangat dan stabil (23-28 °C), dan banyak hari hujan (sekurangnya 136 hari dalam setahun). Kapulaga juga menghendaki tempat yang setengah ternaungi, pada tanah-tanah yang terdrainase dengan baik, pH 5-6,8, dan memiliki kandungan bahan organik yang cukup tinggi.

 

Kapulaga (Amomum compactum) adalah sejenis tumbuhan rempah-rempah yang berasal dari keluarga Zingiberaceae, yang juga termasuk jahe dan kunyit. Tumbuhan ini menghasilkan biji-bijian kecil yang dikenal sebagai biji kapulaga, yang digunakan sebagai rempah dalam berbagai hidangan dan minuman di seluruh dunia.

Berikut adalah beberapa informasi lebih lanjut tentang kapulaga (Amomum compactum):

  1. Penampilan: Tumbuhan kapulaga adalah tanaman berbunga yang memiliki bunga berwarna hijau dan biji-bijian kecil yang tumbuh dalam kapsul atau kulit buah yang keras. Biji kapulaga adalah bagian yang paling umumnya digunakan dan dikenal dengan bentuknya yang berwarna cokelat kehitaman.
  2. Penggunaan: Biji kapulaga memiliki rasa yang kuat, manis, dan aromatik dengan sedikit rasa pedas. Mereka digunakan sebagai rempah dalam berbagai hidangan, terutama dalam masakan India, Timur Tengah, dan Asia Tenggara. Kapulaga sering digunakan dalam berbagai masakan seperti kari, kue, minuman seperti teh, dan hidangan manis seperti es krim dan kue.
  3. Manfaat Kesehatan: Selain digunakan sebagai rempah-rempah, biji kapulaga juga diklaim memiliki berbagai manfaat kesehatan potensial. Beberapa orang menganggapnya memiliki sifat-sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan pencernaan yang dapat membantu mengatasi masalah pencernaan seperti gangguan perut dan mual. Namun, manfaat ini masih memerlukan lebih banyak penelitian ilmiah untuk validasi yang lebih kuat.
  4. Varietas Kapulaga: Ada beberapa jenis kapulaga yang berbeda, termasuk kapulaga hijau dan kapulaga hitam. Kapulaga hijau umumnya lebih ringan dalam warna dan memiliki rasa yang lebih lembut dibandingkan dengan kapulaga hitam yang memiliki rasa yang lebih kuat.

Kapulaga adalah salah satu rempah-rempah yang berharga dalam industri makanan dan minuman internasional karena rasa dan aroma khasnya. Biasanya, biji kapulaga dijual baik dalam bentuk utuh maupun dalam bentuk bubuk, yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dalam berbagai jenis masakan.

 


Kapulaga (Amomum compactum) is a type of spice plant that belongs to the Zingiberaceae family, which also includes ginger and turmeric. This plant produces small seeds known as cardamom seeds, which are used as a spice in various dishes and beverages around the world.

Here is some more information about kapulaga (Amomum compactum):

  1. Appearance: The kapulaga plant is a flowering plant with green flowers and small seeds that grow in capsules or hard fruit shells. Cardamom seeds are the part that is most commonly used and are known for their dark brown to blackish color.
  2. Uses: Cardamom seeds have a strong, sweet, and aromatic flavor with a slight spiciness. They are used as a spice in various dishes, especially in Indian, Middle Eastern, and Southeast Asian cuisines. Cardamom is often used in dishes like curries, cakes, beverages like tea, and sweet dishes like ice cream and desserts.
  3. Health Benefits: In addition to its use as a spice, cardamom seeds are also claimed to have various potential health benefits. Some people believe they have antioxidant, anti-inflammatory, and digestive properties that can help with digestive issues like upset stomach and nausea. However, these benefits still require more scientific research for stronger validation.
  4. Varieties of Cardamom: There are several different types of cardamom, including green cardamom and black cardamom. Green cardamom is generally lighter in color and has a milder flavor compared to black cardamom, which has a stronger taste.

Cardamom is a valuable spice in the international food and beverage industry due to its distinctive flavor and aroma. Typically, cardamom seeds are sold either in whole form or as a ground powder and can be used as needed in various types of cooking.

What is Cardamom?

Cardamom is a type of spice produced from the seeds of several plants from the genera Elettaria and Amomum in the Zingiberaceae family (ginger family). These two genera are native to Bangladesh, Bhutan, India, Indonesia, Nepal, and Pakistan; Cardamom seeds can be recognized by their small seed pods, triangular in cross-section, and spindle-shaped, with a thin outer skin, and small black seeds.

There are two types of cardamom that are widely used in Indonesia, namely Javanese cardamom (Amomum compactum) and overseas cardamom or Indian cardamom (Elettaria cardamomum); Both belong to the ginger family or Zingiberaceae. Cardamom is now the third most expensive spice in the world, after saffron and vanilla.

Cardamom fruit has a slightly bitter taste and is warm. Some of the chemicals contained in cardamom include cineole, terpineol and alpha borneol, β-camphor, protein, sugar, fat and silicates.

 

Benefit

● Helps Control High Blood Pressure

In one study, researchers gave three grams of cardamom powder per day to adults with high blood pressure. After 12 weeks, blood pressure levels decreased significantly.

Researchers see that the high antioxidant levels and diuretic effects in cardamom are responsible for this. In fact, participants' antioxidant status improved by 90% by the end of the study.

● Maintains Kidney and Urinary Tract Health

Another benefit of cardamom is that it is also effective in solving urination problems. Cardamom, which has diuretic properties, is useful for maintaining kidney health. Apart from that, cardamom is also effective in preventing diseases such as urinary tract infections and inflammation of the kidneys. Maintaining healthy kidneys and urinary tract will greatly help in the smooth running of the body's excretory system.

● Anticancer Components

A number of studies also show that cardamom powder can increase the activity of several enzymes which then help fight cancer. This spice can also increase the ability of cells to fight tumors.

● Protects the Body from Chronic Diseases

Cardamom is very rich in components that can fight inflammation. This inflammation occurs when your body is exposed to foreign objects.

In the long term, this can lead to the emergence of various chronic diseases. Research has found that consuming cardamom powder can reduce inflammation in the liver, which is caused by a diet high in carbohydrates and fat.

● Maintain Oral and Throat Health

Another benefit of cardamom is that it can also maintain mouth and throat health. Cardamom, which has anti-inflation properties, can relieve symptoms such as mouth ulcers and sore throat. Cardamom is also believed to be effective in relieving bad breath and making your breath fresher.

● Reduces Stress

Another benefit of cardamom is to improve mood and reduce stress. Cardamom is believed to be effective as a herbal medicine that has antidepressant properties. Consuming and inhaling the aroma of cardamom is believed to have a sedative or calming effect. Regular consumption of cardamom can continue to improve your mood and you can reduce and avoid stress.

 

Spread in Indonesia

Cardamom is known by many names: kapulogo (Java), cardamom (Madura), palago (Sundanese), pelaga puwar (Minangkabau), gandimong (Bugis), cardamom (Makassar), kardamunggu (Btw.), kepulaga, puar, pelaga (Mal .); amome à grappe (Prc.); as well as Java cardamom, round cardamom, false cardamom (Eng.).

However, there are also those who know it as Siamese cardamom, although this may refer to a different species.A. compactum is a native plant and endemic to the hilly areas of western Java. Now cultivated and possibly wild in various places, A. compactum is mainly produced commercially from West Java and southern Sumatra.

This plant especially likes areas with high humidity, rainfall between 2,500-4,000 mm per year, annual temperatures that are more or less warm and stable (23-28 °C), and lots of rainy days (at least 136 days a year). Cardamom also requires a semi-shaded location, in well-drained soil, pH 5-6.8, and has a fairly high organic matter content.

 

No comments:

Post a Comment

#7 Kapulaga (Amomum Compactum)

Kapulaga (Amomum Compactum)  Kapulaga Jawa @PPLH Seloliman Apa itu Kapulaga? Kapulaga adalah sejenis rempah yang dihasilkan dari biji be...