Friday, September 1, 2023

#1 Tanaman Pulutan (Urena Lobata)

 

Tanaman Pulutan (Urena Lobata)

Apa itu tanaman pulutan?
Tanaman pulutan (Urena lobata), umumnya juga dikenal sebagai Caesarweed atau Congo Jute adalah tumbuhan yang memiliki ketinggian 0,5 meter (1,6 kaki) hingga 2,5 meter (8,2 kaki). Batangnya ditutupi bulu kecil seperti bintang berwarna ungu. Tumbuhan ini sering dianggap sebagai gulma dan tersebar luas di daerah tropis, termasuk di Brasil dan Asia Tenggara.


Tanaman ini tumbuh dengan batang tunggal dan bercabang lebat. Bentuk daunnya adalah lobus palmately (menyebar seperti jari-jari di tangan). Seperti batangnya, daun tanaman pulutan juga memiliki rambut-rambut kecil. Bunga tanaman ini berwarna pink-ungu selebar satu sentimeter. Buahnya juga berbulu.

Tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah-daerah yang memiliki gangguan ekologis serta tempat-tempat seperti perkebunandan padang rumput. Caesarweed dianggap sebagai spesies invasif di negara bagian Florida, Amerika Serikat. Di sana, tanaman ini tumbuh menahun di sebagian besar wilayah kecuali di wilayah selatan. Di Florida, pulutan dikabarkan tumbuh pesat dari 0,5 meter (1,6 kaki) hingga 2 meter (6,6 kaki) di tahun pertama pertumbuhannya.

Tanaman pulutan ini dianggap berbahaya bagi kelangsungsungan tanaman lain karena sifatnya yang gulma dapat menginvasif agresif dan tumbuh cepat pada berbagai jenis tanah. Ciri-ciri fisik tanaman pulutan ini memiliki daun yang berbentuk hati dengan tepian daun yang tidak rata. Tanaman pulutan ini memiliki rasa yang manis. Fungsi dan kegunaan tanaman pulutan mungkin bagi sebagian masyarakat di Indonesia dianggap sebagai tanaman liar dan digunakan sebagai pakan ternak.

Tanaman pulutan merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman kapas-kapasan (Malvaceae). Tanaman pulutan ini termasuk tanaman semak tahunan berdiri tegak dengan ukuran tanaman sekitar 0,5-2,5 m. Batang tanaman pulutan berbentuk bulat dengan banyak percabangan yang menyebar sampai 4 – 5 m berwarna coklat keunguan, sedikit berbulu. Akar tanaman pulutan ini berakar tunggang sekitar 20-40 dan juga akar lateral panjang hingga 2 m. Daun tanaman pulutan alternae (tersebar secara spiral), daun tanaman pultan ini sangat bervariasi dalam ukuran dan bentuk, daun penumpu (stipula lanset) bulat telur dengan ukuran panjang sekitar 2-4 mm, lancip pada bagian ujung daun, berwarna hijau, pertulangan daun banyak.

Tangkai daun tanaman pulutan mempunyai ukuran panjang sekitar 0,2-12 cm, dengan permukaan yang berbulu. Bunga tanaman pulutan ini muncul pada ketiak daun, berkelompok 2-3 bunga, berbentuk seperti lonceng berwarna merah muda. Kelopka bunga tanaman pulutan bulat telur dengan ukuran, 1,5 cm. Kepala sari bunga tanaman pulutan terletak di bagian atas, berwarna ungu, dengan serbuk sari yang berwarna putih. Buah tanaman pulutan terdiri dari 5 bersegi tiga, tidak membelah, bakal biji 1, dengan ukuran panjangnya sekitar 4-5 mm, ditutupi dengan bulu berduri dan penutup tebal rambut seperti bintang. Biji reniform, panjang 2,5-3,5 mm, keras berbulu ke gundul, berwarna coklat. Bibit dengan perkecambahan epigeal. Budidaya tanaman pulutan ini berkembang biak dengan cara biji. Habitat tanaman pulutan membutuhkan iklim yang panas dan lembab dengan sinar matahari yang cukup dan curah hujan yang banyak, tanah subur baik dikeringkan. Tanaman pulutan menyukai suhu rata-rata 21-27 ° C, kelembaban relatif 73-85%, dan curah hujan bulanan 160-210 mm selama musim tanam, dengan syarat hidup dari dataran rendah sampai 2000 m dari permukaan air laut.


Manfaat

● Tanaman pulutan berkhasiat untuk mengobati keluhan usus, radang usus, kandung kemih, sakit perut, diare dan disentri.
● Tanaman pulutan bermanfaat untuk obat sakit kolik
● Tanaman pulutan digunakan untuk menyembuhkan penyakit kelamin gonore.
● Tanaman pulutan untuk obat sakit demam.
● Tanaman pulutan sebagai obat untuk sakit malaria.
● Tanaman pulutan berguna untuk obat luar patah tulang, luka, mastitis, penyakit kulit dan gigitan ular.
● Akar tanaman pulutan untuk obat rematik, sakit pinggang, pilek, disentri, enteritis, gondok, gangguan pencernaan, keputihan, malaria, rematik dan radang amandel.
● Ranting tanaman pulutan dikunyah untuk mengobati sakit gigi
● Daun tanaman pulutan untuk menyembuhkan sakit diuretik, pelindung kulit, pendingin, obat penahan darah.
● Bunga tanaman pulutan dijadikan sebagai obat batuk, obat kumur sakit tenggorokan dan ekspetoran.
● Biji tanaman pulutan digunakan untuk obat cacing.

Penyebaran dan Penyebutan

Nama latin tanaman pulutan adalah Urena Lobata L. Sedangkan dalam bahasa Inggris nama lain dari tanaman pulutan ialah Caesarweed dan Congo Jute. Menurut sejarah asal usul tanaman pulutan berasal dari Asia atau Afrika. Persebaran tanaman pulutan ini didistribusikan dalam keadaan liar atau dinaturalisasi pada seluruh daerah tropis dan subtropis, termasuk Asia Tenggara, Afrika, Madagaskar, Brazil dan India
Sunda : Pungpurutan
Indonesia: Pungpulutan
Sumatra : Pulut
Jawa : Pulutan

Urena lobata, juga dikenal dengan sebutan pulutan atau pink coney, adalah jenis tanaman yang berbeda dari konsep "pulutan" yang berkaitan dengan hidangan ringan yang disajikan bersama minuman beralkohol di Filipina. Nama "pulutan" yang Anda sebutkan mungkin hanya kebetulan memiliki kesamaan dengan nama tanaman ini, tetapi tidak ada hubungan antara keduanya.

Urena lobata adalah jenis tanaman yang berasal dari keluarga Malvaceae. Ini adalah tanaman yang biasanya digunakan untuk tujuan non-kuliner. 

Deskripsi Tanaman: Tanaman pulutan (Urena lobata) adalah semak yang dapat tumbuh hingga ketinggian sekitar 1 hingga 2 meter. Daunnya berbentuk hati dan bunga-bunganya berwarna merah muda hingga ungu.

Penggunaan Tradisional: Di beberapa tempat, tanaman ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai tujuan, seperti mengobati penyakit kulit dan gangguan pernapasan. Daunnya juga digunakan dalam beberapa budaya sebagai bahan pewarna alami.

Asal Usul Geografis: Urena lobata adalah tanaman yang tersebar luas di daerah tropis dan subtropis, termasuk Asia Selatan, Afrika, dan Amerika Latin. Di beberapa tempat, tanaman ini dapat tumbuh secara liar sebagai gulma.

Kembali ke konteks "pulutan" dalam budaya Filipina, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pulutan adalah istilah yang merujuk kepada hidangan ringan yang biasanya disajikan bersama minuman
beralkohol seperti beer atau rhum di Filipina. Jadi, tidak ada hubungan langsung antara Urena lobata (tanaman) dengan konsep pulutan dalam budaya Filipina.

Pulutan (Urena Lobata)

What is Pulutan?

The pulutan (Urena lobata), also commonly known as Caesarweed or Congo Jute is a plant that has a height of 0.5 meters (1.6 feet) to 2.5 meters (8.2 feet). The stem is covered with small purple star-like hairs. This plant is often considered a weed widespread in tropical areas, including Brazil and Southeast Asia.

This plant grows with a single stem and has dense branches. The shape of the leaves is palmately lobed (spread like fingers on a hand). Like the stem, the leaves of the pulutan plant also have tiny hairs. The flowers of this plant are pink-purple one centimeter wide. The fruit is also hairy.

This plant can thrive in areas that have ecological disturbances as well as places such as plantations and grasslands. Caesarweed is considered an invasive species in the state of Florida, United States. There, this plant grows perennially in most areas except in the southern region. In Florida, pulutans are reported to grow rapidly from 0.5 meters (1.6 feet) to 2 meters (6.6 feet) in their first year of growth.

This pulutan plant is considered dangerous for the survival of other plants because of its aggressive weed-invasive nature and its growth fast in various types of soil. The physical characteristics of this pulutan plant are heart-shaped leaves with uneven leaf edges. This pulutan plant has a sweet taste. The function and use of the pulutan plant may be considered by some people in Indonesia as a wild plant and used as animal feed.

The pulutan plant is a type of plant from the cotton plant family (Malvaceae). This pulutan plant includes annual shrubs standing upright with a plant size of about 0.5-2.5 m. Pulutan plant stems are round with many branches that spread up to 4-5 m, purplish brown, and slightly hairy. The roots of this pulutan plant have a taproot of about 20-40 and also long lateral roots of up to 2 m. The leaves of the pulutan alternate plant (spread spirally), the leaves of this pulutan plant vary significantly in size and shape, the lanceolate stipules are oval with a length of about 2-4 mm, taper at the tip of the leaf, green in color, and many leaf veins.

The leaf stalks of the pulutan plant are about 0.2-12 cm long, with a hairy surface. The flowers of this pulutan plant appear in the leaf axils, in groups of 2-3 flowers, shaped like pink bells. The flower petals of the pulutan plant are ovoid in size, 1.5 cm. The flower anthers of the pulutan plant are located at the top, and are purple in color, with white pollen. The fruit of the pulutan plant consists of 5 triangular, not dividing, 1 ovule, about 4-5 mm long, covered with spiny hairs and a thick covering of star-like hair. Reniform seeds, 2.5-3.5 mm long, hard hairy to glabrous, brown. Seedlings with epigeal germination. The cultivation of this pulutan plant reproduces by means of seeds. Pulutan plant habitat requires a hot and humid climate with sufficient sunlight and lots of rainfall, fertile, well-drained soil. Pulutan plants prefer an average temperature of 21-27°C, 73-85% relative humidity, and a monthly rainfall of 160-210 mm during the growing season, with conditions living from the lowlands to 2000 m from sea level.

 Used for?

The pulutan plant is efficacious for treating intestinal complaints, colitis, bladder, stomach ache, diarrhea, and dysentery.

The pulutan plant is useful for treating colic pain

Pulutan plant is used to cure gonorrhea venereal disease.

Pulutan plant for treating fever.

Pulutan plant as a medicine for malaria.

The pulutan plant is useful for external medicine for broken bones, wounds, mastitis, skin diseases and snake bites.

The roots of the pulutan plant are used to treat rheumatism, lumbago, colds, dysentery, enteritis, goiter, indigestion, vaginal discharge, malaria, rheumatism and tonsillitis.

Pulutan twigs are chewed to treat toothache

The leaves of the pulutan plant are used to cure diuretic pain, skin protectors, coolers, styptic drugs.

The flower of the pulutan plant is used as a cough medicine, gargle for sore throat and as an expectorant.

The seeds of the pulutan plant are used for worming.

 

Distribution and The name

The Latin name for the pulutan plant is Urena Lobata L. Meanwhile, in English, the other names for the pulutan plant are Caesarweed and Congo Jute. According to the history of the origin of the pulutan plant, it comes from Asia or Africa. The distribution of this pulutan plant is distributed in a wild or naturalized state throughout tropical and subtropical regions, including Southeast Asia, Africa, Madagascar, Brazil, and India.

Sundanese: Pungpurutan

Indonesia: Pungpulutan

Sumatra: Pulut

Java: Pulutan

No comments:

Post a Comment

#7 Kapulaga (Amomum Compactum)

Kapulaga (Amomum Compactum)  Kapulaga Jawa @PPLH Seloliman Apa itu Kapulaga? Kapulaga adalah sejenis rempah yang dihasilkan dari biji be...